Home Niaga Pengangguran Gen Z Meningkat di Tengah Ekspansi Teknologi AI
Niaga

Pengangguran Gen Z Meningkat di Tengah Ekspansi Teknologi AI

Share
Dok.IST
Share

Kbbnews.id | Jakarta – Pengangguran anak muda di dunia meningkat tahun lalu, lapor Organisasi Buruh Internasional (ILO) pekan ini. Kenaikan paling tajam terjadi di sejumlah negara berpendapatan tinggi, ketika kecerdasan buatan mulai mengubah pasar kerja.
Pemulihan yang sempat muncul namun berumur pendek di pasar kerja anak muda setelah pandemi Covid-19 kini terhenti, kata badan ketenagakerjaan PBB.

Lembaga yang menginduk kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu mengatakan tingkat pengangguran global kaum muda naik dari 12,3 persen pada 2024 menjadi 12,4 persen tahun lalu. Angka itu setara dengan 67 juta penganggur berusia 15 hingga 24 tahun.

Sementara itu, proporsi anak muda yang tidak bekerja, tidak bersekolah, dan tidak mengikuti pelatihan (NEET) sedikit meningkat menjadi 20 persen. Kondisi itu mempengaruhi lebih dari 257 juta orang, menurut laporan ILO Global Employment Trends for Youth 2026.

Peralihan yang kian sulit
Pertama kali diterbitkan pada 2004, laporan tersebut memberikan gambaran tahunan mengenai indikator pasar kerja anak muda di tingkat global dan regional.

Laporan itu menemukan bahwa sejumlah kenaikan terbesar pengangguran anak muda terjadi di negara-negara berpendapatan tinggi. Kondisi tersebut “menggagalkan aspirasi jutaan anak muda yang baru memulai kehidupan kerja mereka”.

“Pertumbuhan ekonomi global yang melambat, penciptaan lapangan kerja yang menyusut, ketegangan geopolitik, dan perubahan teknologi yang cepat berpadu membuat peralihan dari sekolah menuju pekerjaan yang layak semakin sulit bagi banyak anak muda,” kata laporan itu.

ILO yang berkantor pusat di Jenewa memperkirakan tingkat pengangguran anak muda akan bertahan di 12,3 persen pada 2026 dan 2027.

Meski demikian, pada tahun-tahun ketika tingkat pengangguran anak muda dan tingkat NEET “meningkat secara bersamaan, kami mengibarkan bendera merah”, kata Sara Elder, kepala unit analisis ketenagakerjaan dan kebijakan ekonomi ILO, dalam konferensi pers.

AI picu kecemasan kaum muda
Laporan itu menyebut kecemasan di kalangan anak muda berada pada tingkat tinggi. Namun, dampak kecerdasan buatan terhadap pasar kerja masih belum banyak diketahui.

Anak muda “semakin mengungkapkan ketakutan bahwa pekerjaan mereka akan digantikan teknologi dan peluang mereka memperoleh pekerjaan serta kestabilan pendapatan akan terhambat oleh gangguan teknologi yang belum pernah terjadi sebelumnya, maupun perubahan lain dalam dunia kerja di masa depan”.

Sukti Dasgupta, Direktur Departemen Ketenagakerjaan, Keterampilan, dan Usaha Berkelanjutan ILO, mengatakan kepada wartawan bahwa terlalu dini untuk menyimpulkan secara langsung hubungan sebab-akibat antara perkembangan AI dan meningkatnya pengangguran di kalangan anak muda.

Namun, “kebetulannya cukup nyata”, ujarnya, sembari menyerukan penelitian lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang.

Dasgupta mengatakan dunia kini berada dalam masa “ketidakpastian dan kerapuhan ekonomi global yang besar”, ketika “risiko-risiko baru yang berkaitan dengan AI mulai bermunculan. Tak satu pun dari semua ini menjadi pertanda baik bagi anak muda.”

Laporan itu menemukan bahwa pekerjaan yang secara tradisional menjadi pintu masuk anak muda ke pasar kerja—termasuk pekerjaan perkantoran dan administrasi, posisi penjualan, serta pekerjaan manufaktur—semakin berkurang.

“Generasi yang tidak dapat menemukan pekerjaan layak tidak akan mampu membangun masa depannya dengan penuh keyakinan,” kata Kepala ILO Gilbert Houngbo.

“Ketika anak muda tersingkir dari pekerjaan berkualitas, negara kehilangan talenta, produktivitas, dan kohesi sosial. Menciptakan pekerjaan layak bagi anak muda bukan sekadar keharusan sosial, melainkan salah satu investasi paling cerdas yang dapat dilakukan sebuah negara.”

 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Prabowo Resmi Luncurkan 20 Ribu Motor Listrik Nasional di Cikarang

KBBNEWS.ID | Cikarang - Presiden Prabowo Subianto meresmikan ekosistem motor listrik nasional...

Dukung Program Magang Nasional, Tahun ini Lebih dari 700 Peserta Bergabung di BSI

KBBNEWS.ID | Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) dibawah...

Pemkab Bogor Resmikan Renovasi SDN 01 Cileuksa, Tegaskan Pendidikan sebagai Investasi SDM

KBBNEWS.ID |SUKAJAYA – Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)...

Pemkot Bandung Siapkan Teknologi Pengolahan Sampah Skala Kelurahan dan Usulkan PSEL Baru di Jelekong

KBBNEWS.ID |BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat strategi pengelolaan sampah, tidak...